8:07 pm - Fri, Apr 18, 2014
1 note

GOOD BYE, GOOD !!!

Hi…
Ini akan jadi postingan terakhirku disini.
Bisa jadi ini salam perpisahan setelah perpisahan aku dan kamu (bukan kita lagi) sebelumnya.

Beberapa bulan ini aku sadar dan tanpa sadar pula telah melupakanmu.
Aku sampai pada kata rela. Aku ikhlas.
Dulu aku yakin aku nggak akan bisa lupain kamu.
Tapi kini aku yakin, aku telah jatuh cinta pada orang lain.
Kamu pun begitu kan?

Khayalku yang dulu ada kamu, di gantikan olehnya.
Mimpiku yang dulu ada kamu, di penuhi olehnya.
Rinduku yang dulu padaku, kini untuk dia.

Dia orang Bekasi juga, orang Jatibening tepatnya.
Mungkin suatu hari kamu bakal tau orangnya. Itupun kalo kamu masih kepo. Heee…
Kamu benar, aku dan kamu butuh orang yang lebih baik untuk masing-masing.

Aku dan kamu pernah mencoba dan gagal.
Berdiri kemudian jatuh lagi.
Seperti itu terus dan…
Aku dan kamu lelah lalu menyerah.

Maaf untuk untuk semua ketidaksempurnaanku dimasa lalu.
Aku dan kamu sudah berusaha untuk menjadi kita yang utuh.
Namun,
Dunia merasa aku dan kamu bukanlah kita yang sejati.

To sum up, aku nggak segan-segan memberikan kamu predikat sebagai “mantan terindah”.
Semoga kamu dan keluargamu dikutuk untuk terus berbahagia.
Terima kasih Bagus Aryo Wijanarko.

Here,
Dewi Patlia Novitasari.

Pamit. Assalamu’alaikum.

9:09 pm - Tue, Feb 4, 2014

10 Days Before Valentine

Harusnya hari ini kita anniversary ke 4.

Tapi…..

Yasudalaya….

:(

P.S I wish I still could say I love us.

12:36 am - Sat, Jul 13, 2013

The Third Years of Fasting Month

Selamat ramadhan ayang~

semoga kamu makin sholeh. makin baik. semoga Allah mengampuni dosa-dosa kita. Bukan kita (lagi), tapi aku dan kamu.

Aamiin.

:’))

3:06 am - Sun, Jun 2, 2013

QUESTION?

Dear Beawe,

Aku rindu. Kembali ku cium aromamu di kota ini. Apakah kita benar-benar berada di bawah satu langit? Jika benar, apakah kamu merasakan rinduku turun bersama hujan tadi siang?

Dulu, kita memilih untuk berpelukan di bawah hujan. Meminum tanpa sengaja rintik-rintiknya melalui kedua bibir kita yang menyatu.

Apa kamu sudah tidak menikmati hujan? Mungkin kamu sekarang lebih memilih berada di bawah payung. Apa kamu takut sakit? Bersamaku, kamu tak pernah peduli itu. Begitu pula aku.

Ayang, aku ingin amnesia. Aku benar-benar ingin melupakanmu. Bolehkah? Tapi ternyata apa yang aku inginkan tentang melupakanmu melahirkan sebuah keraguan.

Bagaimana jikalau amnesia bahkan tidak mampu membuatku melupakanmu?

4:02 am - Fri, May 31, 2013

Heart beats fast

Dear Beawe,

Hi Ayang,

Kamu pernah ngerasain nggak kalau jantungku selalu berdetak cepat setiap kamu mendekat? Berada disekitarku. Atau ketika pelukanmu menjagaku. Jantungku seperti memompa darah dengan kekuatan supernatural.

Hari ini, aku nggak tahu kenapa, jantungku kembali merasakan detak itu. setelah berbulan-bulan ia senantiasa berdenyut normal setelah kita berpisah.

Agak samar ku cium wangimu dari oksigen yang ku hirup. Otakku berkata “kamu berada satu langit dengannya sekarang”. Tapi aku tidak berani meyakini. Buatku, mungkin hanya angan kamu ada di kota ini, di Malang.

Namun, herannya, detak jantung ini semakin memburu. Dan aromamu terbawa angin sendu.

Aku rindu. Hari ini. Juga besok. :’)

Likes
More Likes
Install Headline